Koma.id – Gelaran MotoGP Mandalika 2025 kembali siap digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajang balap motor kelas dunia ini diprediksi akan memberi dampak besar terhadap perekonomian nasional sekaligus mengokohkan posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism unggulan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan, MotoGP Mandalika bukan sekadar tontonan olahraga, melainkan penggerak pariwisata olahraga yang ke depan harus menjadi salah satu penopang utama ekonomi bangsa.
Polri Gandeng Masyarakat Amankan MotoGP Mandalika 2026, Pengamanan Diperketat Hingga Hari Terakhir
“MotoGP Mandalika 2025 akan membawa dampak besar bagi perekonomian dan masyarakat, diperkirakan mencapai Rp4,8 triliun. Sport tourism harus menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia,” ujar Erick, Rabu (17/9).
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Raden Isnanta, menyebut angka tersebut membuktikan bahwa sport tourism telah menjadi kekuatan baru. Menurutnya, MotoGP Mandalika juga menjadi etalase untuk menunjukkan wajah Indonesia di mata dunia.
“Penyelenggaraan MotoGP Mandalika bukan hanya balapan. Ini adalah etalase yang menampilkan wajah Indonesia di panggung internasional. Oleh karena itu, kolaborasi semua pihak menjadi kunci suksesnya event ini,” ungkap Isnanta.
Sengit! Santri dan Warga Bekasi Padati Nobar Indonesia vs Thailand di Ponpes Sya’airullah
Pemerintah optimistis perhelatan MotoGP Mandalika 2025 akan melampaui kesuksesan tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi penonton, keterlibatan UMKM lokal, hingga promosi destinasi wisata NTB dan Indonesia secara keseluruhan.
Dengan proyeksi dampak ekonomi hingga Rp4,8 triliun, event ini diharapkan memberikan multiplier effect yang luas bagi masyarakat, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga industri kreatif lokal.














