Koma.id – Seluruh jenazah korban meninggal dunia dalam kerusuhan di stadion Kanjuruhan, Malang Jawa Timur telah dipulangkan, jumlah korban jiwa akibat tragedi Kanjuruhan bertambah. Menurut Gubernur Jawa Timur, jumlah korban jiwa akibat tragedi di Satadion Kanjuruhan, usai laga Arema versus Persebaya pada 1 Oktober 2022 lalu, bertambah 6 orang sehingga totalnya mencapai 131 orang, sementara korban luka saat ini masih dirawat tersebar di 25 rumah sakit di Malang.
“Tetapi memang ada yang dirawat di ICU dan ICCU tentu doa kita segera baik, ada pasien di Saiful Anwar. Jika awalnya itu dirawat dirumah tapi ingin mendapatkan perawatan di rumah sakit biasanya ada pusing lalu kemudian dilakukan CT Scan atau dilakukan MRI dan itu bisa dilakukan terutama di Saiful anwar, peralatannnya lengkap Rumah Sakitnya tipe A dan itu langsung koordinasi dengan Pemprov.”.” Kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya (5/10/2022).
Penanganan jenasah korban meninggal dunia dinyatakan rampung, semua jenasah kini telah diambil keluarga dan dimakamkan di kampungnya masing masing, saat ini tidak ada lagi jenazah yang belum dikenali dan sudah tidak ada yang yang tersimpan di rumah sakit.
Dalam kesempatan ini, Khofifah juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya 131 korban tragedi Kanjuruhan. Khofifah juga berduka melihat ratusan suporter terluka.
Seluruh masyarakat pun diminta mendoakan para korban meninggal dunia tragedi Kanjuruhan Malang agar diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan.








