Koma.id– Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Rahmat Bagja, memberikan tanggapan terkait dugaan penggelembungan suara yang melibatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tengah ramai dibicarakan di media sosial. Bagja mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan yang telah diterima terkait hal tersebut.
Lebih lanjut, Bagja menegaskan bahwa penelusuran terhadap dugaan penggelembungan suara tidak hanya terbatas pada satu pihak saja, namun akan melibatkan semua pihak yang terkait dalam proses pemilu.
“Kan saya memperhatikan betul ada media sosial yang disend ke kami. Jadi langsung kita cek di teman-teman pengawas ada yang belum dijawab ada, kita tunggu ini,” kata Bagja kepada wartawan di Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).
Bagja juga menyoroti kemungkinan adanya kesalahan atau kelalaian dari pihak pengawas dalam pelaporan jika benar terjadi penggelembungan suara.
“Jadi kalau seandainya terjadi penggelembungan, berarti kan ada yang masif dilakukan, masih bunyi dalam pengawasan, seharusnya bunyi, kalau nggak bunyi berarti pengawas kami bermasalah,” ucapnya.










