Koma.id – Universitas Tarumanegara (Untar) memberikan anugerah Gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa (HC) bidang Ilmu Hukum kepada Kepala Badan Narkortika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Keputusan penganugerahan gelar honoris causa atau gelar kehormatan tersebut dibacakan langsung oleh Rektor Universitass Tarumanegara Prof. Dr. Ahmad Sudiro pada Sabtu (31/1/2026).
“Saya, Prof. Dr. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., Rektor Universitas Tarumanegara, sesuai dengan kewenangan yang diberitakan kepada jabatan rektor bersama ini, saya mengukuhkan promovendus Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., sebagai doktor kehormatan atau Doktor Honoris Causa (HC) Bidang Ilmu Hukum di Universitas Tarumanegara beserta seluruh hak dan kewajiban yang melekat pada gelar doktor kehormatan atau honoris causa,” kata Ahmad Sudiro.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai promovendus dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai doktor kehormatan atau doktor honoris causa serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi bangsa, negara dan masyarakat luas,” sambungnya.
Suyudi Ario Seto dalam orasi ilmiahnya menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap penghargaan yang dilekatkan kepada dirinya ditengah tugas, amanah dan tanggung jawab yang diberikan negara dalam rangka memberantas narkotika sehingga penganugerahan ini dinilai cukup mengejutkan.
“Merupakan hal yang membanggakan bagi saya pribadi dapat menerima pengharagaan yang luar biasa ini karena sejujurnya saya ini tengah fokus menjalankan tugas dan amanah dari negara sehingga momen ini cukup mengejutkan. Namun saya memiliki kebanggaan tersendiri karena tidak pernah terbesitpun dibenak saya dapat menerima gelar terhormat ini,” kata Suyudi.
Oleh karenanya dalam kesempatan yang baik tersebut, ia secara pribadi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universtas Tarumanegara atas penghargaan yang diberikan.
“Dan bagi saya ini bukan sekadar seremonial belaka namun merupakan wujud apresiasi dan dukungan moril yang luar biasa kepada saya untuk dapat bekerja lebih baik lagi dalam mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia,” ujarnya.
“Pada kesempatan yang baik ini izinkan saya menyampaikan orasi ilmiah dengan tema ‘Narokoba, Keamanan dan Masa Depan Indonesia dalam Perpektif Ilmu Hukum’. Sengaja saya angkat tema ini adalah orasi ilmiah saya karena relevan dengan situasi sekarang,” tambahnya.
Suyudi menilai persoalan ini merupakan urgensi yang harus terus gaungkan, didiskusikan dalam rangka tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. “Dan saya memandang ini sebagai suatu urgensi yang patut kita diskusikan bersama sebagai wujud tanggung jawab kita kepada bangsa dan negara,” katanya.
Tak lupa, ia juga memberikan apreasiasi kepada kepada seluruh personel BNN atas kerja keras dan dedikasinya selama ini dalam berkorban melindungin generasi bangsa dari bahaya narkoba. Ia juga mengimbau agar seluruh personel menjadi aparat yang memiliki interigras tinggi.
“Dan juga tentunya seluruh anggota, seluruh personel, BNN Republik Indonesia, dari sabang sampai merauke, yang saya banggakan, gelar ini merupakan milik kita bersama. Ini adalah apreasiasi atas kerja keras, dedikasi dan pengorbanan kalian didalam melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba. Teruslah menjadi aparat anti narkoba yang berintegritas,” pungkasnya.








