Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Kebakaran Asrama Polisi Semarang, 12 KK Kehilangan Rumah

×

Kebakaran Asrama Polisi Semarang, 12 KK Kehilangan Rumah

Sebarkan artikel ini
Pemadam Kebakaran Asrama Polri

Koma.id | Semarang – Kebakaran melanda kompleks asrama polisi di wilayah Polsek Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (05/09) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa ini menghanguskan belasan rumah dan membuat 12 kepala keluarga (KK) anggota kepolisian kehilangan tempat tinggal.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi, menyebutkan dari 15 rumah yang berada dalam satu RT, 12 di antaranya terdampak kebakaran.

Silakan gulirkan ke bawah

“Dari peristiwa kebakaran tersebut terdapat kurang lebih 15 rumah dalam satu RT. Kemudian terdapat 12 KK yang terdampak atau terkena kebakaran,” ujarnya.

Meski api melalap sejumlah rumah, Heri memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka.

“Untuk korban sementara belum ada. Dari 12 KK ini semuanya adalah korban kebakaran, tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka,” katanya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB setelah petugas damkar, anggota kepolisian, dan warga berjibaku mencegah kobaran api meluas. Sejumlah kendaraan, termasuk ambulans milik Samsat Semarang Utara, dikeluarkan dari lokasi untuk menghindari kerusakan.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan laporan kebakaran masuk pukul 14.43 WIB. “Kejadian kebakaran rumah huni di Aspol Polsek Semarang Utara masih dalam proses penanganan,” ujarnya.

Penghuni yang terdampak untuk sementara ditampung di aula dekat asrama dan sebagian memilih tinggal di rumah keluarga masing-masing. Polisi masih melakukan pendataan untuk menghitung kerugian materiil akibat kebakaran.

Heri menuturkan, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat kelalaian, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

“Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa, kita masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Kompleks asrama polisi tersebut diketahui cukup padat, dihuni sekitar 70 KK yang tersebar di 12 RT. Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui titik awal api dan penyebab pasti kebakaran.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.