Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahKesehatanLife Style

Kasus Obesitas di Indonesia Terus Meningkat Ekstrem dalam 10 Tahun Terakhir

×

Kasus Obesitas di Indonesia Terus Meningkat Ekstrem dalam 10 Tahun Terakhir

Sebarkan artikel ini
Ahmad Juwanto obesitas hingga 230 kg

Koma.id, Kasus obesitas belakangan ini sering bermunculan. Sebelumnya, Fajri seorang pria berusia 27 tahun mengalami obesitas hingga 300 kilogram. Namun, Setelah dilarikan kerumah sakit fajri tidak dapat bertahan karena komplikasi yang dimilikinya.

Kasus tersebut selayaknya membuka mata kita untuk tetap menjaga pola hidup seimbang (Balance). Menurut Kemenkes, Sebagian orang Indonesia menganggap obesitas bukanlah penyakit. Mereka menganggap anak kecil yang sangat gemuk itu sehat dan menggemaskan namun tak disangka itu tergolong sumber penyakit.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut kemenkes Obesitas adalah suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh yang berlebihan. Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan antara asupan energi dengan keluaran energi sehingga terjadi kelebihan energi yang selanjutnya disimpan dalam bentuk jaringan lemak.

Ilustrasi obesitas

Tingkat obesitas di Indonesia meningkat pesat baik di rumah tangga kaya maupun miskin karena mereka beralih dari pola makan tradisional ke produk olahan yang seringkali lebih tinggi lemak dan gula, dan lebih murah daripada makanan sehat.

Baru-baru kasus Ahmad Juwanto yang baru berusia 19 tahun viral karena memiliki bobot hingga 230 kilogram. Ahmad di Evakuasi oleh tim satpolpp dari rumahnya di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur ke Rumah Sakit Adyaksa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ahmad menyebut dirinya mengalami obesitas sejak umur 10 tahun

“Sudah (usia) 10 tahun obesitas. tapi umur 18 sudah naik drastis, “ungka Ahmad

Hingga kini Ahmad tidak mampu untuk berjalan seorang diri. Ia harus meminta bantuan untuk berjalan sehingga aktivitas sehari-harinya hanya duduk dan tidur di ruang tamu rumahnya.

Hal ini juga menyebabkan Ahmad harus berhenti sekolah. Karena menurutnya, biaya untuk sekolah telah habis digunakan untuk berobat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.