Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Kapolri Pastikan Perayaan HUT RI Kondusif, Polri Perketat Pengawasan Hoaks di Media Sosial

×

Kapolri Pastikan Perayaan HUT RI Kondusif, Polri Perketat Pengawasan Hoaks di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Kapolri Listyo
Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Koma.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia akan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Untuk mewujudkan hal tersebut, Polri telah memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia guna menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri usai mengikuti rapat tertutup bertajuk “Sinergi Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan Nasional” yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Jenderal Sigit mengatakan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan seluruh agenda peringatan kemerdekaan, yang telah dimulai melalui berbagai rangkaian kegiatan pemerintah, dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kita bersama seluruh kementerian dan lembaga, khususnya yang memiliki tugas menjaga stabilitas keamanan, bekerja sama dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berjalan aman,” ujarnya.

Menurut Kapolri, fokus utama pengamanan adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat sehingga seluruh warga dapat mengikuti dan merayakan momentum kemerdekaan dengan nyaman.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa.

“Ini adalah perayaan kita bersama. Mari kita sambut dan rayakan Hari Kemerdekaan dengan baik serta bersama-sama menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” imbaunya.

Selain memastikan kesiapan pengamanan, Kapolri mengungkapkan bahwa Direktorat Siber Polri saat ini tengah mendalami penyebaran video hoaks yang menarasikan akan terjadi demonstrasi ricuh menjelang peringatan 17 Agustus. Menurutnya, penyelidikan masih berlangsung dan hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah proses pendalaman selesai.

“Saat ini sedang dilaksanakan pendalaman oleh tim. Nanti pada saatnya akan kita informasikan,” kata Jenderal Sigit.

Kapolri mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan harus berdasarkan fakta dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, kebebasan berekspresi merupakan hak setiap warga negara, namun kebebasan tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dan tidak digunakan untuk menyebarkan berita bohong maupun konten yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Tentunya kebebasan itu ada, namun jangan melakukan hal-hal yang sifatnya melanggar hukum, apalagi membuat berita yang tidak benar. Jika melanggar undang-undang, tentu kami akan mengambil langkah penegakan hukum,” tegasnya.

Meski demikian, Kapolri belum membeberkan identitas pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran konten provokatif tersebut. Ia memastikan seluruh informasi dan barang bukti masih didalami secara menyeluruh oleh tim penyidik.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago juga mengajak masyarakat menjaga ketenangan menjelang HUT ke-81 RI. Ia menilai perayaan kemerdekaan seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, bukan diwarnai rasa khawatir akibat beredarnya narasi provokatif maupun informasi bohong di media sosial.

Menurutnya, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten yang sengaja dibuat untuk menimbulkan keresahan. Dengan menjaga persatuan dan tetap mengedepankan sikap bijak dalam menerima informasi, peringatan Hari Kemerdekaan RI diharapkan dapat berlangsung aman, damai, dan penuh semangat kebangsaan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.