Koma.id – Media sosial kembali dihebohkan dengan munculnya dugaan pemerasan yang menyeret nama Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Julihan Muntaha. Sejumlah unggahan viral menyebutkan adanya praktik pemerasan terhadap sesama anggota Polri.
Korbannya cukup banyak. Mulai dari perwira pertama hingga perwira menengah. Daftar nama yang disebut pun tidak sedikit, termasuk Kapolsek, Kanit, hingga Kapolres.
ANANDA BERSINAR Jadi Program Unggulan, Suyudi Ario Seto Dinobatkan Jadi Tokoh Anti Narkoba 2026
Kombes Julihan Muntaha resmi dinonaktifkan dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto menyusul ramainya laporan dugaan pemerasan yang beredar di platform TikTok.
Tidak hanya Julihan, Kasubbid Paminal Propam, Kompol Agustinus Chandra Pietama, juga dicopot dari jabatannya terkait kasus serupa.
Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan.
“Benar, (Kombes Julihan Muntaha) sudah dinonaktifkan,” ujar Ferry, Selasa (25/11).
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan Mabes Polri. “Masih berproses pemeriksaan,” katanya.
Kasus ini mencuat setelah akun TikTok anonim @tan_jhonson88 mengunggah rangkaian video berisi klaim dugaan pemerasan yang diduga melibatkan Kombes Julihan dan Kompol Agustinus.
Nilai pemerasan disebut bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.
Dalam narasi yang diunggah, Julihan disebut kerap mengaku sebagai orang dekat Kapolda Sumut untuk menekan personel agar tidak melapor.
Unggahan tersebut juga memuat tangkapan layar dengan sepuluh poin dugaan penyimpangan, termasuk tindakan mencari-cari kesalahan anggota.
Berikut deretan anggota Polri yang namanya disebut dalam unggahan viral tersebut. Seluruhnya masih bersifat dugaan.
Mereka adalah Ipda WS (personel Polda Sumut) Aipda F (personel Polrestabes Medan) dan beberapa Kapolsek di wilayah Polda Sumut. Termasuk seorang Kapolres.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari masing-masing personel yang disebutkan.
Rekam Jejak Karier
Kombes Julihan Muntaha dikenal memiliki perjalanan karier panjang di institusi Polri.
Lulusan Akpol 1995 ini telah lebih dari tiga dekade berkecimpung di satuan kerja Propam.
Beberapa posisi penting yang pernah ia emban antara lain:
– Kabid Propam Polda Jambi (2019–2022)
– Kabid Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung (2022–2024)
– Kabbaggaketika Rowabprof Divpropam Polri
– Wakapolres Belitung dan Wakapolres Belitung Timur
Pada Maret 2025, Julihan resmi menjabat sebagai Kabid Propam Polda Sumut menggantikan Kombes Bambang Tertianto.
Pangkatnya saat ini adalah Komisaris Besar Polisi (Kombes), ditandai dengan tiga bunga melati emas.
Pada tanda pangkatnya terlihat bingkai merah, menunjukkan statusnya sebagai pemegang komando.








