Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menegaskan dirinya tidak pernah mendanai Roy Suryo maupun pihak lain untuk mempersoalkan ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan itu disampaikan JK menanggapi tudingan yang dilontarkan Rismon Sianipar, yang menyebut JK memberikan dana hingga Rp5 miliar untuk tujuan tersebut.
“Saya ingin menyampaikan bahwa di media tersebar keterangan dari saudara Rismon Sianipar yang menyebut saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar untuk mempersoalkan ijazah saudara Jokowi,” ujar JK di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu, 5 April 2026.
Haris Moti: Tuntutan Aksi 27 Agustus Sejalan dengan Kebijakan Prabowo, Waspadai Provokasi
Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menekankan tudingan tersebut tidak benar dan cenderung mencemarkan nama baiknya. JK menambahkan, ia sama sekali tidak mengenal Rismon Sianipar dan tidak pernah bertemu dengannya.
Mengenai Roy Suryo, JK mengakui hanya mengenal yang bersangkutan karena pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun, JK menegaskan tidak memiliki hubungan dengan pihak lain yang disebut dalam tudingan tersebut.
“Roy saya kenal karena dia pernah jadi menteri. Tapi yang lainnya saya tidak kenal. Jadi kalau disebut saya mendanai Rp5 miliar, di mana dan kapan itu?” tegas JK.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa tudingan JK berada di balik upaya mempersoalkan ijazah Jokowi tidak berdasar dan harus diluruskan.














