Koma.id– Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan klarifikasi penting mengenai penanganan sengketa lahan yang tengah menghangat di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.
Dalam pernyataannya, Luhut menegaskan bahwa pemerintah telah mengatasi kasus ini dengan baik dan meminta agar persoalan ini tidak dijadikan polemik yang berlebihan.
Adapunr hal ini juga sebahai respons terhadap pernyataan Wakil Presiden RI ke-11, Jusuf Kalla. Di mana JK memberikan pembelaan kepada masyarakat Pulau Rempang dan sekaligus memberi sindiran halus kepada Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
“Sekarang tim yang ada di lapangan sudah menangani dengan baik, tidak perlu kita membesar-besarkan kalau ada yang kurang sana-sini. Kan bisa saja awalnya kita buat salah atau kurang. Saya kira sekarang penanganannya sudah terarah dengan baik,” kata Luhut usai acara ulang tahunnya.
Sementara itu, dukungan untuk warga Pulau Rempang terus mengalir dari berbagai daerah. Aksi solidaritas dalam bentuk bela Rempang digelar di berbagai lokasi sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat Pulau Rempang.
Namun, di tengah-tengah upaya mencari solusi yang adil, isu ini juga terindikasi dimanfaatkan oleh kelompok yang berusaha menggalang dukungan dengan agenda yang tidak jelas, seperti pengasongan khilafah.








