Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

IHSG Anjlok, Rosan Ajak Publik Borong Saham Perusahaan Top

×

IHSG Anjlok, Rosan Ajak Publik Borong Saham Perusahaan Top

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20261017 084028
Rosan Perkasa Roeslani bersama para pejabat ketika berkunjung ke BEI, Jumat 16 Oktober 2026.

KOMA.ID, JAKARTA – CEO BPI Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan Danantara siap mengkaji peluang investasi pada saham-saham perusahaan Indonesia yang memiliki fundamental kuat dan valuasi menarik di tengah koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Rosan mengatakan, dinamika pasar modal perlu disikapi dengan tetap memperhatikan fundamental perusahaan dan menjaga kepercayaan investor sebagai pijakan untuk memperkuat pasar modal Indonesia.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurutnya, koreksi IHSG dapat menjadi momentum untuk mencermati kembali valuasi perusahaan, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), dengan mempertimbangkan perspektif jangka panjang dan disiplin investasi yang terukur.

“Koreksi IHSG membuka ruang untuk mencermati kembali valuasi perusahaan-perusahaan Indonesia, termasuk BUMN, dengan perspektif jangka panjang dan disiplin investasi yang terukur,” kata Rosan dalam pernyataannya ketika berkunjung ke Busra Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Ia menegaskan, Danantara membuka peluang untuk mengkaji investasi pada saham-saham yang dinilai memiliki fundamental kuat serta valuasi yang menarik. Namun, pernyataan tersebut menekankan kajian peluang investasi, bukan pengumuman transaksi pembelian saham tertentu.

“Danantara siap mengkaji peluang investasi pada saham-saham dengan fundamental kuat dan valuasi yang menarik,” ujarnya.

Selain peluang investasi, Rosan menyebut Danantara berkomitmen bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung penguatan tata kelola, transparansi, dan kualitas pasar modal Indonesia.

Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kredibilitas pasar modal nasional sekaligus memperkuat daya saingnya di mata investor global.

Rosan menegaskan bahwa menjaga kepercayaan investor, memperkuat fundamental perusahaan, dan membangun nilai jangka panjang harus menjadi arah bersama dalam pengembangan pasar modal Indonesia.

“Menjaga kepercayaan, memperkuat fundamental, dan membangun nilai jangka panjang, adalah arah yang harus kita dorong bersama,” tutupnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.