Koma.id – Beredar unggahan video di media sosial Twitter/X yang memperlihatkan penganiayaan terhadap salah satu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Disebutkan di Pulau Madura, 1 desa tidak dapat memilih karena tidak mendapat kartu sehingga tidak dapat melaksanakan pemungutan suara. Ketua KPPS tersebut didatangi oleh sekelompok orang ke rumahnya lalu dibacok.
Dilansir dari laman ini, klaim informasi ketua KPPS dibacok adalah hoaks.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto menegaskan bahwa informasi terkait Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dibacok karena tidak membagikan kartu adalah hoaks, seperti yang dilansir laman ini dan ini. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya. Adapun suasana di desa tersebut sudah kondusif setelah mediasi berjalan lancar dan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut juga berjalan aman.
Sumber : Kominfo








