Koma.id – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak menggelar aksi demonstrasi sepanjang Agustus 2026 yang bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hasto menyampaikan imbauan tersebut di tengah munculnya berbagai rumor mengenai rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang disebut akan berlangsung pada Agustus.
Wakapolri Cek Kesiapan Karhutla Kalteng, Teknologi hingga Ratusan Peralatan Pemadaman Disiagakan
“Bulan Agustus sebaiknya dimanfaatkan masyarakat untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Hasto, dikutip Rabu (12/8/2026).
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga suasana selama momentum peringatan kemerdekaan berlangsung.
Meski demikian, Hasto menegaskan PDIP tetap menghormati hak konstitusional setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
Ketua FKPT Lampung M. Firsada Bintangi Film Ageman, Ajarkan Toleransi Islam di Zaman Nabi
Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat dan melakukan demonstrasi merupakan hak warga negara yang telah dijamin oleh konstitusi.
Karena itu, imbauan untuk menahan diri tersebut bukan dimaksudkan untuk menghilangkan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Hasto juga mengingatkan agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan dengan memperhatikan ketertiban dan kepentingan masyarakat luas.
Pernyataan Hasto muncul di tengah beredarnya sejumlah informasi mengenai potensi demonstrasi pada Agustus 2026. Pemerintah dan aparat keamanan sebelumnya juga telah memberikan perhatian terhadap berbagai isu yang beredar di media sosial terkait rencana aksi tersebut.








