Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
EkonomiInternasionalNasional

Harga Emas Dunia Jumat Sore Naik Tipis di Tengah Konflik Timur Tengah

×

Harga Emas Dunia Jumat Sore Naik Tipis di Tengah Konflik Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Dunia Menguat Imbas Melemahnya Dolar AS, Pasar Nantikan Sikap The Fed di Jackson Hole

Koma.id | Jakarta – Harga emas dunia bergerak naik tipis pada perdagangan Jumat sore seiring meningkatnya permintaan aset aman di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Meski demikian, logam mulia ini tetap mencatat penurunan mingguan setelah empat pekan berturut-turut mengalami kenaikan. (06/03)

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3 persen menjadi US$5.093,76 per ons troi pada pukul 16.42 WIB. Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April 2026 menguat 0,5 persen ke US$5.102,10 per ons troi. Namun secara mingguan, emas turun lebih dari 3 persen.

Silakan gulirkan ke bawah

Analis MarketPulse by Oanda, Zain Vawda, menyebut risiko geopolitik masih menjadi faktor utama penopang harga emas. “Risiko geopolitik tetap menjadi faktor kunci yang mendukung harga karena harapan akan penyelesaian cepat di Iran tampaknya belum akan terwujud dalam waktu dekat. Namun, potensi kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak,” ujarnya.

Penurunan harga emas sepanjang pekan dipicu oleh memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga serta pergerakan dolar AS yang fluktuatif. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, tetapi biasanya berkinerja lebih baik ketika suku bunga rendah karena tidak memberikan imbal hasil.

Sepanjang tahun ini, harga emas telah melonjak lebih dari 18 persen. Pada saat yang sama, dolar AS melemah 0,1 persen, membuat emas lebih murah bagi investor dengan mata uang lain. Namun, dolar tetap menuju kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun, yang membatasi penguatan emas.

Selain emas, harga perak spot naik 0,8 persen menjadi US$82,71 per ons troi. Platinum menguat tipis 0,1 persen ke US$2.123,08, sementara paladium naik 0,2 persen ke US$1.632,13 per ons troi.

Kenaikan harga emas juga dipengaruhi data pasar tenaga kerja AS yang menunjukkan pelemahan. Tingkat pengangguran Februari naik menjadi 4,4 persen, di atas ekspektasi 4,3 persen, sehingga memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dan mendorong investor mencari perlindungan pada aset aman.

Dengan kombinasi ketegangan geopolitik, lonjakan harga minyak, dan data ekonomi AS yang melemah, pasar emas diperkirakan tetap volatil dalam beberapa pekan ke depan.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.