Koma.id, Jakarta – Mencuat gerakan ‘Anak Abah’ yang merupakan pendukung Anies Baswedan akan mencoblos tiga pasangan calon atau paslon di Pilgub Jakarta 2024.
Ramainya gerakan itu pun jadi perhatian DPR. DPR melalui Komisi II DPR RI mengimbau warga Jakarta tetap menggunakan hak suara secara sah dalam Pilgub 2024.
Meskipun dipahami gerakan itu sebagai kekecewaan dan protes.
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus, menjelaskan, gerakan tersebut berbeda dengan golput. Sebab, golput merupakan orang yang memiliki hak suara namun memilih tidak datang ke bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sementara, gerakan coblos tiga paslon ini hanya bertujuan membuat suara tidak sah. Namun, ia menganggap gerakan tsb menjadi mubadzir.
Rapor Dua Tahun Prabowo-Gibran Jadi Sorotan, Habib Syakur Minta Publik Berpijak pada Data
Sedangkan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, menyatakan gerakan coblos 3 paslon pada Pilkada Jakarta sebagai respons dari masyarakat terhadap ketidakadilan.














