Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaInternasionalNasionalOlahraga

Erick Thohir Umumkan Kerja Sama PSSI–Ajax di ISS 2026

×

Erick Thohir Umumkan Kerja Sama PSSI–Ajax di ISS 2026

Sebarkan artikel ini
Pssi Ajax

Koma.id | Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, untuk program pengembangan dan pertukaran pelatih mulai Januari 2027.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan kemitraan tersebut dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center, pada Sabtu 12 September 2026.

Silakan gulirkan ke bawah

Erick menjelaskan, Ajax akan mengirim delegasi pelatih ke Indonesia untuk menyeleksi serta membimbing pelatih lokal yang berpotensi, sebelum mengikuti program khusus di Belanda.

“Ajax akan mengirim beberapa pelatihnya ke Indonesia untuk periode tertentu. Mereka juga akan melihat pelatih-pelatih mana yang memiliki potensi untuk kemudian dibawa atau mengikuti program di Ajax,” kata Erick, Rabu (16/09).

Erick menambahkan, kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari hubungan harmonis PSSI dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) yang sebelumnya fokus pada pembangunan sepak bola akar rumput. Reputasi Ajax sebagai klub pencetak talenta unggul diyakini akan memberi dampak besar bagi peningkatan kualitas pelatih Indonesia.

CEO Ajax Amsterdam, Menno Geelen, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai sepak bola Indonesia menunjukkan progres positif di timnas putra, putri, kelompok usia, hingga kompetisi liga.

“Perkembangannya bukan hanya di tim nasional putra, tetapi juga di tim nasional putri, tim-tim usia muda, dan kompetisi liga. Saya pikir apa yang Anda lakukan benar-benar sangat baik,” ujarnya.

Geelen menegaskan, Ajax bangga bisa terlibat langsung dalam memajukan ekosistem sepak bola Indonesia melalui kurikulum pembinaan yang telah terbukti melahirkan pemain dan pelatih berkualitas dunia.

Program ini akan mengadopsi filosofi pelatihan Ajax yang terstruktur, mencakup pengembangan pemain muda dan peningkatan kapasitas pelatih. PSSI berharap pengalaman Ajax dapat membantu membangun sistem pembinaan berkelanjutan di Indonesia.

“Sepak bola adalah olahraga nomor satu di Indonesia, tapi harus diakui kita masih lemah pada sistem pelatihan usia muda. Ini yang ingin terus kita pelajari dan tiru dari apa yang sudah berhasil di Belanda,” kata Erick.

Melalui kemitraan ini, PSSI masuk ke jaringan internasional Ajax yang mencakup klub-klub dari Meksiko, Austria, Italia, Spanyol, Yunani, Uzbekistan, dan Jepang. Hubungan ini juga diperkuat oleh peran Jordi Cruyff, penasihat teknis PSSI yang juga berada dalam struktur teknis Ajax.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.