Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Dituding Buka Peluang Penyalahgunaan Wewenang, CENTRA Initiative Tolak RUU TNI

×

Dituding Buka Peluang Penyalahgunaan Wewenang, CENTRA Initiative Tolak RUU TNI

Sebarkan artikel ini
Dituding Buka Peluang Penyalahgunaan Wewenang, CENTRA Initiative Tolak RUU TNI
Tanggal 15 November merupakan Hari Korps Marinir TNI AL atau HUT Korps Marinir TNI AL.(Dok.Foto.Puspen TNI)

Jakarta – CENTRA Initiative menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas UU TNI, UU Polri, dan UU Kejaksaan. CENTRA menyoroti pembahasan RUU yang tidak memiliki urgensi.

Ketua Badan Pengurus CENTRA Initiative Al Araf menilai ada RUU yang lebih urgen untuk dibahas. Salah satunya UU tentang Peradilan Militer. Secara umum, Al Araf menolak RUU TNI, Polri, dan Kejaksaan. Sebab, ketiga UU ini membuka peluang penyalahgunaan wewenang.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara analis sosio-politik dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Musfi Romdoni menyebut RUU TNI tsb berpotensi mengembalikan peran dwifungsi ABRI seperti pada era Orde Baru.

Keterlibatan TNI dalam ranah sipil juga dianggap dapat mengancam supremasi sipil dan prinsip-prinsip demokrasi. Karenanya, keinginan DPR untuk kembali membahas revisi UU TNI patut dipertanyakan intensinya. Musfi menilai bahwa Prabowo masih terbawa nuansa militer. Itu tercermin ketika dia mengadakan retret untuk kabinetnya setelah dilantik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.