Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Ditengah Polemik RUU Pilkada, Politisi PDIP Puji Prabowo, Salut untuk Polisi

×

Ditengah Polemik RUU Pilkada, Politisi PDIP Puji Prabowo, Salut untuk Polisi

Sebarkan artikel ini
Ditengah Polemik RUU Pilkada, Politisi PDIP Puji Prabowo, Salut untuk Polisi

Koma.id Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, memberikan apresiasi atas peran yang dimainkan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto dalam insiden penolakan RUU Pilkada. Meski berada di kubu politik yang berbeda, Arteria mengakui bahwa Prabowo memiliki andil dalam meredam situasi saat demo, yang akhirnya berujung pada pembatalan pengesahan RUU Pilkada di rapat paripurna.

“Bisa-bisanya pagar DPR diceretelin, enggak ada yang mau menghambat. Coba zaman dulu, Pak, digebuk. Sorenya mahasiswa masuk dibiarkan saja walau ada gesekan sedikit,” kata Arteria dalam rapat dengan Menkum HAM RI Supratman Andi Agtas, Jumat (23/8).

Silakan gulirkan ke bawah

Arteria juga menyinggung soal situasi saat itu polisi pun dilematis. Sebab, harus mengamankan tapi tetap humanis.

“Saya bilang ke Pak Kapolda, ini kasihan Pak Kapoldanya. Satu pihak dia harus humanis di satu pihak dia harus amankan ini objek vital negara. Kerja keras,” ucapnya.

Arteria merasa yakin bahwa di balik tidak disahkannya revisi UU Pilkada, ada campur tangan Prabowo, termasuk dalam penanganan demo yang berlangsung lebih manusiawi.

Selain itu, Arteria menyimpulkan bahwa Prabowo, yang sering dianggap otoriter dan militeristik, ternyata mampu mengambil tindakan yang baik ketika diberikan kesempatan.

“Kesimpulannya apa. Ini saya bicara apa adanya, ini juga saya sampaikan ke teman-teman. Ini mohon maaf ini, kalau enggak ada Pak Prabowo enggak bisa kejadian. Kesimpulannya apa? Orang yang kita anggap otoriter, totaliter, tiran, militeristik, tapi kalau kita kesempatan berbuat baik, bisa,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.