Koma.id | Jakarta – Elemen mahasiswa menggelar aksi memperingati Hari Sumpah Pemuda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Aksi tersebut sempat meredam ketegangan dan kejadian saling mendorong antara massa aksi dan petugas kepolisian di depan Gedung UOB. Rabu (28/10).
Ketegangan terjadi saat massa berusaha menerobos barikade kepolisian untuk menuju kawasan Bundaran HI.Petugas membentuk barisan ketat guna menghalau pergerakan massa, sementara personel TNI disiagakan di barisan kedua untuk membantu pengamanan.
Meski tertahan dan gagal menembus barikade setelah negosiasi,massa aksi kemudian membentangkan spanduk berukuran raksasa di depan Gedung UOB.Spanduk tersebut memuat pesan sorotan terkait kerusakan hutan yang dikaitkan dengan para pengusaha.
“Hutan bukan milik oligarki alam harus dilindungi perusak harus diadili,demikian bunyi tulisan pada spanduk raksasa yang dibentangkan siswa sambil menyuarakan tuntutan agar barikade dibuka.
Sambil memegang bambu penyangga spanduk dan menyuarakan orasi, aksi pembantangan spanduk raksasa tersebut disambut riuh oleh warga di sekitar lokasi.Akibat konsentrasi massa di Jalan Jenderal Sudirman,arus lalu lintas dari arah Sudirman Bundaran HI menuju macet total.
Sementara itu,di titik lain kawasan Bundaran HI,kelompok massa mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi berjalan mengelilingi Tugu Selamat Datang sebanyak beberapa kali putaran.Aksi di sekitar Bundaran HI sambil menyaksikan yel-yel “Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan” tersebut menarik perhatian warga hingga membuat sebagian kelompok massa lain ikut mengekor.
Pihak kepolisian menyetujui terdapat 53 izin kegiatan periklanan dari berbagai elemen masyarakat yang berlangsung pada hari ini.Sebanyak 1.000 personel dikerahkan untuk mendokumentasikan aksi serta melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.









