Koma.id– Antusiasme menjelang debat Capres yang dijadwalkan pada 7 Januari mendatang di Istora, Jakarta, terus meningkat. Namun, semangat tersebut kini terkikis oleh protes yang dilontarkan oleh Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar.
Protes tersebut tak lain berkaitan dengan kehadiran panelis debat yang salah satunya berasal dari Universitas Pertahanan (UNHAN), lembaga pendidikan yang fungsionalnya dibina oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). Ada uda di antara 11 panelis debat tersebut adalah pakar keamanan dari Unhan Kusnanto Anggoro dan Ketua Dewan Guru Besar Unhan Laksamana TNI (Purn) Marsetio.
Cawapres yang akrab disapa Cak Imin itu menilai keberadaan panelis dari UNHAN dapat menciptakan bias tertentu dalam debat tersebut.
Sebab, Prabowo Subianto, yang merupakan Capres nomor urut 2, saat ini masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Hal ini menambah kompleksitas situasi, mengingat UNHAN sendiri berada di bawah naungan Kemhan yang dipimpin oleh Prabowo.
Puan Tegaskan Siap Temui Peserta Demo di DPR
“Karena itu mengganggu objektivitas. Karena apa pun, Unhan di bawah Pak Prabowo, menhan,” kata Cak Imin dikutip.
Lebih lanjut, Cawapres nomor urut 1 tersebut meminta agar panelis dari Kemhan, terutama yang berasal dari UNHAN, digantikan oleh pihak yang lebih independen.
“Karena itu, saya protes. Syukur-syukur bisa diganti,” tutupnya.








