Koma.id | Jakarta – Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih (APKLI MP) menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun terakhir menunjukkan keberpihakan yang kuat terhadap pelaku usaha kecil, mikro, dan pedagang kaki lima (UKM-PKL).
Ketua Umum APKLI MP, dr. Ali Mahsun ATMO, menyampaikan sedikitnya tiga catatan penting terkait perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo.
Menurut Ali Mahsun, catatan pertama adalah komitmen Presiden Prabowo dalam melindungi rakyat kecil melalui berbagai kebijakan yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan. Ia menilai Presiden secara konsisten menegaskan bahwa negara harus hadir untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dari kemiskinan, kelaparan, dan ketimpangan ekonomi.
“UKM dan PKL diberikan ruang untuk tumbuh, berkembang, dan tidak dikuasai oleh pemilik modal besar, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10).
Catatan kedua, APKLI MP menilai keberpihakan pemerintah terlihat melalui berbagai program yang menyasar langsung sektor ekonomi rakyat. Salah satunya adalah implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 yang menghapus utang sekitar satu juta pelaku ekonomi rakyat kecil.
Selain itu, pemerintah juga dinilai memberikan akses pembiayaan yang lebih murah bagi pelaku usaha mikro melalui berbagai skema kredit berbunga rendah.
Ali Mahsun juga menyoroti sejumlah program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta Program Tiga Juta Rumah sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap kelompok masyarakat kecil.
Menurutnya, program-program tersebut menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi rakyat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan pedagang kecil.
Catatan ketiga, APKLI MP menilai Presiden Prabowo konsisten mendorong penguatan kedaulatan ekonomi nasional. Pemerintah dinilai berupaya menjaga agar sumber daya alam dan sektor-sektor strategis dapat dikelola untuk kepentingan rakyat serta tidak didominasi pihak-pihak tertentu.
Ali Mahsun menyebut berbagai langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat posisi petani, nelayan, pengemudi ojek, pelaku usaha rumahan, pedagang kecil, dan UKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Ia juga menilai sikap tegas pemerintah terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program-program yang ditujukan untuk masyarakat.
“Presiden Prabowo sangat nyata berpihak dan peduli kepada petani, nelayan, home industry, ojek, pedagang kecil, dan UKM-PKL Indonesia,” kata Ali Mahsun.
APKLI MP berharap berbagai kebijakan yang telah berjalan dapat terus diperkuat dalam periode pemerintahan berikutnya guna mempercepat terwujudnya kemandirian dan kedaulatan ekonomi rakyat.









