Koma.id– Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menolak untuk terlibat dalam wacana hak angket DPR RI terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024.
Meskipun kubu Anies-Muhaimin (AMIN) mendukung rencana tersebut, Anies menegaskan bahwa hal tersebut menjadi urusan partai politik pengusung di parlemen.
“Kalau menyangkut angket seluruhnya ada di dalam supaya wilayah partai. Jadi secara khusus biar pimpinan partai, sekjen dan ketua yang bicara,” kata Anies, di Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2024).
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
Sementara itu, Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai, wacana hak angket kecurangan pemilu 2024 sulit terealisasi.
Pasalnya, kekuatan partai politik di parlemen sulit mendorong digulirkan upaya tersebut.
Apalagu, Partai Demokrat kini bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di mana ketua umum mereka yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilantik menjadi Menteri ATR/BPN.
“Kalau saya melihatnya akan berat terealisasi apalagi Demokrat sudah masuk pemerintahan,” ucap Ujang














