Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Andrie Yunus Pulih Bertahap, KontraS: 20 Persen Luka Bakar dan 40 Persen Kornea Rusak

×

Andrie Yunus Pulih Bertahap, KontraS: 20 Persen Luka Bakar dan 40 Persen Kornea Rusak

Sebarkan artikel ini
20260313105910

Jakarta — Kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus, dilaporkan mulai membaik setelah menjalani serangkaian perawatan intensif akibat penyiraman air keras. Hal tersebut disampaikan Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, dalam keterangannya di Mbloc Space, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Dimas menjelaskan, Andrie telah menjalani beberapa tindakan operasi yang ditangani langsung oleh tim medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Silakan gulirkan ke bawah

“Andrie sudah menjalani rangkaian operasi yang dilakukan oleh tim dokter RSCM dan alhamdulillah, kondisinya sekarang sudah membaik,” ujarnya.

Meski demikian, berdasarkan hasil diagnosis, korban masih mengalami dampak serius. Dimas menyebut luka bakar terjadi pada sekitar 20 persen tubuh bagian kanan, serta kerusakan pada kornea mata kanan yang mencapai 40 persen.

“Seperti yang tadi saya sampaikan, kondisi Andrie berangsur pulih, meskipun masih dalam tahap pemulihan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dimas juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil sejak awal kasus ini mencuat. Ia menekankan pentingnya solidaritas dalam mengawal proses pemulihan korban dan penegakan hukum.

“Kami berterima kasih atas dukungan teman-teman semua. Kita mungkin tidak punya banyak sumber daya, tapi kita punya solidaritas dan keteguhan untuk saling membantu sebagai warga negara,” ucapnya.

Sementara itu, proses hukum terkait kasus ini akan segera memasuki tahap persidangan. Pengadilan Militer II-08 Jakarta dijadwalkan menggelar sidang perdana pada Rabu (29/4/2026) dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap para terdakwa.

Dalam perkara tersebut, empat anggota militer aktif telah ditetapkan sebagai terdakwa, terdiri dari tiga perwira dan satu bintara. Persidangan ini juga akan menghadirkan sejumlah saksi untuk mengungkap fakta-fakta dalam kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.