Koma.id– Tindakan keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pegunungan Papua kembali mengejutkan, dengan menyerang dan menembak dua warga tak bersalah serta seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kejadian tragis ini bermula ketika Regina Bitdana (50) dan Jonas Kalakmabin (35) sedang bersiap-siap memasak makan malam di Kampung Okpol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Suara tembakan tiba-tiba mengguncang ketenangan malam, mengenai kedua korban dan menyebabkan luka serius.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan bahwa Regina menderita luka tembak di pergelangan kaki sebelah kiri, sementara Jonas mengalami luka tembak pada mata kaki sebelah kiri. Kedua korban saat ini dirawat di RSUD Oksibil untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Sutradara Jasper Lance Bongkar Sisi Psikologis Intoleransi dan Bullying Lewat Film Ageman
“Tiba-tiba terdengar suara tembakan yang berasal dari jalan raya dan mengenai kedua korban,” kata Benny kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).
Keesokan harinya, KKB mengarahkan serangannya ke anggota Satpol PP, Simon Petrus Sroyer (44), saat hendak pergi bekerja. Lima anggota KKB menghadangnya dengan senjata laras panjang, mengancam nyawanya, dan bertanya tentang tujuannya.
PPJNA 98: Prabowo, Megawati dan Dasco Dinilai Jadi Simbol Penting Jaga Persatuan Indonesia
Tanpa ampun, salah satu pelaku menembak Simon dari jarak sangat dekat, mengenai telinga kanannya. Namun, Simon berhasil menghindari serangan selanjutnya, meskipun dia menderita luka di pinggang bagian kanan.
“Pihak keamanan yang berjaga di Pos GBI segera merespons situasi ini dengan mengamankan korban dan membawanya ke RSUD Oksibil untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Selain itu, satu unit sepeda motor dan sebuah helm INK berwarna putih turut diamankan di Pos GBI sebagai barang bukti,” ucapnya.








