Koma.id– Ahmad Husein, inisiator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), resmi berdamai dengan Bupati Pati Sudewo, Rabu (20/8/2025). Perdamaian ini terjadi setelah Husein sempat menjadi motor aksi unjuk rasa menuntut pemakzulan Bupati.
Husein bahkan membatalkan rencana aksi lanjutan yang sedianya digelar pada 25 Agustus 2025. Keputusan ini sempat memunculkan spekulasi publik terkait kemungkinan adanya suap. Namun Husein menegaskan dirinya tidak khawatir.
“Biarin saja, besok kelihatan (apakah saya disuap atau tidak). Wong omahku yo elek wae kok (rumahku saja jelek),” kata Husein dilansir, Rabu (20/8/2025).
Langkah perdamaian Husein dimulai dengan panggilan video bersama Bupati Sudewo pada Selasa (19/8/2025). Dalam percakapan itu, Husein menilai aspirasi warga telah diterima.
“Betul, saya tadi video call-an sama Pak Bupati. Beliau posisi lagi di kantor. Aspirasi saya diterima,” kata Husein.
Selain itu, Husein juga sempat bertemu langsung dengan Sudewo di rumah seorang pengusaha di wilayah Juwana, Pati. Dalam foto yang beredar, keduanya terlihat akrab di atas sofa cokelat sambil mengacungkan jempol, menandakan tidak ada lagi ketegangan.
Husein menambahkan, Sudewo sudah berkomitmen mengakomodasi aspirasi warga terkait pembangunan desa. Karena itu, tuntutan agar Bupati lengser kini dicabut.
“Saya secara pribadi sudah tidak ada tuntutan Sudewo lengser. Kalau saya dari awal memang murni dari masyarakat, tidak ada tunggangan politik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan telah memisahkan diri dari kelompok massa lain yang masih mengawal Pansus Hak Angket DPRD Pati, dan berencana mengurus legalitas AMPB sebagai organisasi terpisah.
“Saya dan massa saya sudah melepaskan diri dari mereka. Saya sama Pak Bupati sekarang baik-baik saja,” katanya.








