Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Aktivis Lingkungan Greenpeace Dihadang Ormas Masuk Wilayah Bali

Views
×

Aktivis Lingkungan Greenpeace Dihadang Ormas Masuk Wilayah Bali

Sebarkan artikel ini
Aktivis Lingkungan Greenpeace Dihadang Ormas Masuk Wilayah Bali
Tim pesepeda Chasing The Shadow (CATS) bersama Jejaring Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) menyaksikan satpam melarang para petani memasuki lahan pertanian mereka di sekitar penambangan batu kapur sebagai bahan baku pabrik semen yang penambangannya mengancam lahan pertanian dan sumber air di Pegunungan Kendeng di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Indonesia, Selasa, 2 November 2022. (Aji Styawan/Greenpeace)

Koma.id Pegiat media sosial yang juga jurnalis mengungkapkan sebagian aktivis lingkungan Greenpeace dihadang memasuki wilayah Bali oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas).

Hal ini diungkapkan Dandhy Laksono melalui akun Twitternya dikutip pada Selasa (8/11/2022).

Silakan gulirkan ke bawah

“Aktivis dan relawan @GreenpeaceID yang bersepeda Jakarta-Bali kampanye iklim dan bencana, dihadang ormas di Probolinggo,” kata Dandhy.

“Mereka dipaksa tak melanjutkan perjalanan ke Bali dengan dalih ada KTT G20,” tambah Dandhy.

“Di Bali juga berlaku pembatasan kegiatan warga seolah G20 adalah virus pandemi,” ujarnya.

Diketahui, Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali adalah pertemuan ketujuh belas Kelompok Duapuluh mendatang.

KTT tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Bali, Indonesia, pada tahun 2022.

Presidensi Indonesia berlangsung sejak 1 Desember 2021 hingga KTT pada kuartal keempat tahun 2022.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.