Koma.id – Persaudaraan Alumni 212 menolak keras deklarasi pencapresan Anies Baswedan oleh Partai NasDem.
PA 212 menyatakan Partai NasDem adalah partai yang berperan penting dalam mendungkung terjadinya kriminalilasi ulama dan tokoh lainnya.
PA 212 juga menyatakan bahwa Partai NasDem adalah salah satu partai yang telah menintaskan agama Islam terkait kasus Viktor Laiskodat.
Artis hingga Anggota DPR Dukung Nadiem
Koodinator humas PA 212, Novel Bamukmin menegaskan, tak akan mendukung pencapresan tersebut lantaran dapat memecah belah umat.
“Kami tidak mendukung deklarasi NasDem, takut memecah belah umat,” Novel Bamukmin, Rabu (5/10/2022).
Novel menyebutkan jika dirinya pernah melaporkan kader Partai NasDem yaitu Viktor Laiskodat (kini Gubernur NTT) dengan dugaan penistaan terhadap agama Islam.
“Kami dari Spirit 212 sampai dua kali mendemo Mabes Polri dan DPP Partai NasDem terkait masalah ini,” ujarnya.
Novel juga menduga Partai NasDem bekerjasama dengan pihak-pihak luar.
Ia juga menyebut nama eks Jaksa Agung yang merupakan kader Partai NasDem mengkriminalisasi beberapa tokoh.
“Termasuk Habib Bahar Smith yang sudah beberapa kali tersangkut kriminalisasi. Juga para ulama yang saat ini bersidang seperti KH Farid Okbah, Zein Annajah dan Hanung Alhamad dan habaib yang lainnya,” ujarnya.
Dirinya pun meminta klarifikasi Surya Paloh terkait mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres.
Ia menduga ada upaya-upaya tertentu terkait langkah partai NasDem tersebut.













