Koma.id – Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ditembak saat berpidato di kota Nara, Jepang bagian barat, pada Jumat (8/7/2022).
Shinzo Abe, pingsan setelah ditembak dua kali, dengan tembakan kedua mengenai punggungnya. Tembakan ini menyebabkan Abe jatuh ke tanah di sebuah acara di kota Nara.

Media lokal NHK melaporkan pelaku menggunakan senjata api rakitan berukuran besar untuk melancarkan aksinya tersebut. Pelaku merupakan pria berusia 44 tahun bernama Yamagami Tetsuya. Ia berhasil ditangkap oleh pihak berwenang sesaat setelah insiden terjadi.
“Senjata yang digunakan untuk menembak Shinzo Abe adalah senjata rakitan buatan tangan dan polisi sekarang sedang menyelidikinya,” ungkap laporan badan penyiar Jepang NHK.
Mantan Gubernur Tokyo, Yoichi Masuzoe, berkata bahwa Abe dalam keadaan henti jantung. Istilah ini sering digunakan sebelum kematian secara resmi dikonfirmasi di Jepang.
Berbagai video yang beredar di media sosial, yang saat ini belum bisa diverifikasi, menunjukkan paramedis berkerumun di sekitar Abe yang tergeletak di tengah jalan. Abe telah dilarikan ke rumah sakit.
Penembakan tergolong jarang terjadi di Jepang. Pasalnya, Negeri Matahari Terbit itu punya hukum yang ketat soal kepemilikan senjata.
Abe menjadi PM Jepang empat kali beruntun. Periode pertamanya berlangsung dari 2006-2007, sementara periode keduanya berlangsung dari 2012 hingga 2014.
Pada 2014, Abe kembali melanjutkan jabatannya hingga tahun 2017. Ia mundur setelah menjalani periode ke-4 pada 2020.













