Koma.id – Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta mengalami kenaikan. Hal itu menyusul adanya tren kenaikan kasus COVID-19 secara global maupun nasional akibat munculnya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5.
Sesuai data Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID), dalam satu bulan terakhir sebanyak lebih dari 99 persen varian di Indonesia adalah varian Omicron termasuk Omicron BA.4 dan BA.5.
Demikian kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers bertajuk “Perkembangan Penanganan COVID-19 di Indonesia per 1 Juli 2022″, yang diunggah pada kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (1/7/2022) sore.
Wiku menekankan, salah satu upaya untuk menghindari perparahan akibat COVID-19 adalah dengan melakukan vaksinasi lengkap dan booster.
“Untuk itu mohon segera melakukan vaksin booster dan ajak seluruh keluarga dan kerabat untuk segera melakukannya,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan bahwa walau ada tren peningkatan namun positivity-rate harian masih dalam level aman, yakni kurang dari 5%.
Pemerintah mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi booster untuk menekan penularan kasus COVID-19. Terlebih, capaian vaksinasi di luar Jawa Bali masih rendah.
“Vaksinasi booster tetap terus diakselerasi, mengingat kasus harian dan kasus aktif sudah mulai meningkat, di mana diperkirakan bisa mencapai puncaknya dalam beberapa minggu ke depan,” kata Airlangga.








