KOMA.ID, JAKARTA – Pengamat politik Jerry Massie, menilai kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membawa harapan bagi penguatan institusi Polri, terutama dalam pemberantasan narkoba, peningkatan kedekatan dengan masyarakat, serta penegakan hukum tanpa pandang bulu.
Jerry yang merupakan Direktur Eksekutif Pusat Studi Politik dan Strategi Indonesia (P3S) tersebut melihat sejumlah langkah yang berjalan di bawah kepemimpinan Suyudi menunjukkan arah penguatan Polri yang tidak hanya berorientasi pada penindakan kejahatan, tetapi juga membangun keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Salah satu hal yang menjadi perhatian P3S adalah upaya pemberantasan peredaran narkoba. Menurut Jerry, langkah penindakan yang masif dan berkelanjutan penting untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Kepemimpinan Jenderal Suyudi saya pikir bagus banget. Baru dilantik jadi Kapolri langsung rombak ratusan jabatan strategis polda polres dan Polri. Langsung geber pemberantasan narkoba, ini keren banget,” kata Jerry, Jumat (6/11/2026).
Selain itu, Jerry menyoroti program dan gerakan “Polisi Bersama Masyarakat” yang menjadi salah satu arah kerja Kapolri Suyudi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, membangun komunikasi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Apresiasi Kapolri Bongkar Penyadapan Listyo cs, KOGAMTI Ajak Rakyat Tetap Jaga Kondusifitas
“Ya, Polisi Bersama Masyarakat ini sudah betul. Kalau yang kemarin kan nggak jelas tuh,” ujarnya.
Menurutnya, Polri yang kuat bukan hanya ditentukan oleh kemampuan menindak pelaku kejahatan, tetapi juga oleh kedekatan personelnya dengan masyarakat dan kesediaan untuk merespons persoalan warga.
“Integritas dan kapabilitas menjadi penting. Polri harus benar-benar berpihak kepada masyarakat, humanis, kerja cepat melayani dan mengayomi masyarakat. Maka nantinya masyarakat akan percaya dengan sendirinya dengan Polri,” tutur Jerry.
Jerry juga menilai penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi salah satu ujian penting bagi kepemimpinan Suyudi.
Ia memandang langkah penegakan hukum dalam perkara tersebut menunjukkan bahwa proses hukum perlu berjalan tanpa membedakan jabatan maupun kedudukan seseorang. Penanganan perkara yang melibatkan mantan pimpinan tertinggi Polri itu juga menjadi perhatian publik terhadap komitmen pembenahan internal institusi.
Dalam perkara tersebut, Polri telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk Listyo Sigit. Jerry menilai keberanian mengusut dugaan pelanggaran di lingkungan internal merupakan bagian penting dari upaya membangun institusi yang profesional dan akuntabel.
“Berani lho dia penjarakan Sigit, jadi ini bukan sekadar bisa atau tidak, tapi mau atau tidak dan berani atau tidak. Saya kira Kapolri tegak lurus pada hukum, kita apresiasi tinggi, begitulah seharusnya Polri yang menegakkan keadilan tanpa pandang bulu,” terangnya.
Bagi P3S, pemberantasan narkoba, penguatan program Polisi Bersama Masyarakat, serta penegakan hukum terhadap perkara yang melibatkan pejabat tinggi Polri merupakan sejumlah aspek yang patut menjadi perhatian dalam menilai arah kepemimpinan Suyudi.














