Koma.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memanggil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/10) malam. Hingga menjelang pertemuan berlangsung, agenda pembahasan antara Presiden dan Kepala BRIN belum diungkap kepada publik.
Berdasarkan pantauan di Kompleks Istana Kepresidenan, Arif Satria tiba sekitar pukul 18.20 WIB dengan mengenakan batik berwarna cokelat. Setibanya di lokasi, ia mengaku baru menerima panggilan dari Presiden beberapa menit sebelumnya.
“Dadakan. Baru beberapa menit yang lalu dipanggil Pak Presiden,” kata Arif kepada wartawan.
Arif mengaku belum mengetahui secara rinci agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Karena telah ditunggu Presiden Prabowo, ia memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut sebelum pertemuan berlangsung.
“Belum,” ujarnya singkat saat ditanya mengenai agenda pembahasan.
Ketika kembali ditanya mengenai dokumen atau bahan laporan yang dibawanya ke Istana, Arif meminta awak media menunggu hingga pertemuan selesai.
“Nanti. Sekarang sudah ditunggu Pak Presiden. Setelah pertemuan nanti kita sampaikan,” tuturnya.
Arif juga belum bersedia menjawab saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan pemanggilan tersebut berkaitan dengan sejumlah isu strategis nasional, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi perhatian pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Istana Kepresidenan terkait materi yang akan dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Kepala BRIN tersebut.









