Koma.id – Pengamat hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan, menilai gejolak dan kerusuhan yang terjadi di luar negeri tidak akan serta-merta memengaruhi keamanan dan ketertiban di Indonesia. Ia meyakini masyarakat Indonesia semakin matang dalam menyikapi perkembangan situasi internasional dan tidak mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu.
“Kita yakin kerusuhan di luar negeri tidak berpengaruh apa-apa. Alasannya, warga kita sudah pintar-pintar dan tidak mudah diprovokasi oleh pihak lain,” kata Edi Saputra Hasibuan, Selasa (20/10/2026).
Menurut Edi, situasi politik dan ekonomi Indonesia saat ini relatif kondusif. Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat ikut menjaga stabilitas dalam negeri agar tetap aman dan terkendali.
Ia menilai perkembangan di luar negeri perlu disikapi secara bijak. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi maupun narasi provokatif yang berpotensi memicu keresahan.
Edi juga mengingatkan pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga keamanan nasional. Pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas perlu membangun komunikasi serta tidak memperkeruh keadaan dengan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kita minta semua pihak terlibat saling menjaga keamanan dalam negeri kita tetap kondusif,” ujarnya.
Ia menegaskan, stabilitas nasional merupakan tanggung jawab bersama. Perbedaan situasi politik, sosial, dan ekonomi antara Indonesia dan negara lain perlu menjadi pertimbangan agar masyarakat tidak langsung menyamakan gejolak di luar negeri dengan kondisi di dalam negeri.
Dengan menjaga kewaspadaan, memperkuat komunikasi, dan tidak mudah terprovokasi, Edi berharap keamanan dan ketertiban masyarakat Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika internasional.








