Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Diskusi Publik KMI: BUMN Harus Mampu Perkuat Kemandirian Ekonomi Nasional

×

Diskusi Publik KMI: BUMN Harus Mampu Perkuat Kemandirian Ekonomi Nasional

Sebarkan artikel ini
Diskusi Publik Kmi

Koma.id, JAKARTA – Kaukus Muda Indonesia (KMI) menggelar diskusi publik bertajuk “Mengawal Peran BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi demi Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Jakarta, Rabu (30/9/2026). Kegiatan yang didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) ini menjadi ruang dialog untuk membahas posisi strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional, memperkuat daya saing Indonesia, serta memastikan manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Diskusi tersebut menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda, yakni Moh Faris selaku akademisi, Syahrul Gunawan selaku pengusaha, dan Ahmad Supardi selaku pengamat ekonomi. Ketiganya dihadirkan untuk memberikan perspektif mengenai peran BUMN dalam pembangunan nasional, hubungan antara negara dan dunia usaha, serta tantangan mewujudkan tata kelola perusahaan negara yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam diskusi tersebut, peran BUMN menjadi salah satu pokok pembahasan penting, terutama terkait kedudukannya sebagai instrumen strategis negara dalam mengelola sektor-sektor ekonomi yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat. BUMN diharapkan mampu menjalankan fungsi bisnis secara kompetitif sekaligus mendukung agenda pembangunan, memperluas akses terhadap layanan publik, dan memperkuat struktur ekonomi nasional.

Dari perspektif akademis, pembahasan mengenai BUMN berkaitan erat dengan hubungan antara kebijakan negara, kepentingan publik, dan mekanisme pasar. Pengelolaan perusahaan negara perlu didukung oleh kebijakan yang terukur, pengawasan yang efektif, serta sistem evaluasi kinerja yang mampu mengukur kontribusi ekonomi dan sosial secara objektif.

Sementara itu, perspektif dunia usaha menempatkan profesionalisme, efisiensi, inovasi, dan kepastian regulasi sebagai aspek penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang produktif. Hubungan yang sehat antara BUMN dan sektor swasta diperlukan untuk memperluas peluang usaha, memperkuat rantai pasok nasional, serta membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi pelaku usaha di berbagai skala.

Adapun dari sudut pandang ekonomi, diskusi ini mengangkat pentingnya memastikan bahwa pengelolaan aset negara memberikan nilai tambah bagi perekonomian. Kinerja BUMN perlu dilihat melalui sejumlah indikator, antara lain produktivitas, kontribusi terhadap penerimaan negara, kualitas pelayanan, penciptaan lapangan kerja, penguatan industri nasional, dan pemerataan manfaat pembangunan.

KMI memandang diskusi publik sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat, khususnya kalangan muda, dalam mengawal kebijakan ekonomi nasional. Melalui forum ini, pembahasan mengenai BUMN diharapkan tidak berhenti pada aspek kepemilikan negara, tetapi juga menyentuh persoalan akuntabilitas, efektivitas pengelolaan, dan sejauh mana keberadaan perusahaan negara mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dukungan BSI terhadap kegiatan ini turut menjadi bagian dari penyelenggaraan ruang dialog yang mempertemukan kalangan akademisi, pelaku usaha, dan pengamat ekonomi. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memperkaya pertukaran gagasan mengenai penguatan sektor ekonomi nasional dan pengembangan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Melalui diskusi publik ini, KMI mendorong agar pengawalan terhadap BUMN dilakukan secara konstruktif dengan menempatkan kepentingan publik, profesionalisme pengelolaan, dan keberlanjutan ekonomi sebagai perhatian utama. Peran BUMN perlu terus dikaji melalui kinerja yang terukur, tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan, serta kontribusinya dalam memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia.

Diskusi ini sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memahami dan mengawasi arah kebijakan ekonomi nasional. Dengan dialog yang terbuka dan berbasis kajian, peran BUMN dapat terus dievaluasi agar selaras dengan cita-cita membangun Indonesia yang berdaulat secara ekonomi, berkeadilan dalam pembangunan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tentang Kaukus Muda Indonesia (KMI)

Kaukus Muda Indonesia merupakan wadah partisipasi dan dialog kepemudaan yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam membahas berbagai persoalan strategis bangsa, termasuk kebijakan ekonomi, pembangunan nasional, dan tata kelola pemerintahan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.