Koma.id | Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih, dr. Ali Mahsun ATMO, menekankan pentingnya jalur komunikasi antara PKL dan pemerintah untuk mendorong kebijakan ekonomi kerakyatan. Ia mengapresiasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menyampaikan aspirasi PKL kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Ali, ruang komunikasi nasional sangat dibutuhkan karena PKL rentan terhadap perlindungan ekonomi global dan gejolak harga bahan baku yang menekan omzet pedagang.
“Stabilitas politik merupakan harga mati bagi roda dan pertumbuhan ekonomi rakyat, UMKM, dan PKL,” tegasnya. Minggu (11/10).

Ali mengapresiasi audiensi APKLI Merah Putih bersama Sufmi Dasco, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Mensesneg Prasetyo Hadi di DPR RI. Pertemuan tersebut membahas tentang pemberdayaan, permodalan, kepastian lokasi usaha, hingga perlindungan bagi PKL.
Wisatawan Mancanegara Meningkat, Produk Lokal Lombok Tembus Panggung Global di MotoGP Mandalika
Sufmi Dasco menegaskan, “Pedagang kaki lima adalah wajah ekonomi rakyat yang terus bergerak, dan suara mereka layak didengar sampai ke ruang kebijakan.”
Ali berharap komunikasi yang telah terjalin antara APKLI, DPR RI, dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga berbagai aspirasi pedagang kaki lima, mulai dari akses permodalan, kepastian lokasi usaha, perlindungan usaha, hingga penguatan daya beli masyarakat dapat menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan ekonomi nasional.









