KOMA.ID, JAKARTA – Senator asal Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, menanggapi polemik mengenai pengalaman sejumlah wisatawan lokal yang mengaku mendapatkan perlakuan berbeda saat berwisata di Bali.
Polemik tersebut mencuat setelah sejumlah figur publik, di antaranya Billy Saputra dan Ria Ricis, menyampaikan keluhan terkait pengalaman mereka selama berada di Bali.
Pakar Terorisme Stanislaus Riyanta Dukung Film Ageman sebagai Upaya Cegah Radikalisme Sejak Dini
Menanggapi hal itu, Arya Wedakarna mengatakan Bali saat ini perlu mengedepankan konsep pariwisata yang tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga kualitas wisatawan yang datang.
Hujan Sedang hingga Lebat Intai Sejumlah Wilayah Banten Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Menurutnya, wisatawan yang memiliki daya belanja tinggi dinilai lebih memberikan dampak terhadap perekonomian Bali.
“Kita sekarang sedang menseleksi turis yang berkualitas. Jadi turis yang spending-nya banyak, turis yang memiliki modal banyak, kan begitu ya. Kita juga butuh turis yang dolarnya banyak, kan begitu ya,” kata Arya Wedakarna.
Ia menilai Bali tidak harus mengejar jumlah wisatawan sebanyak-banyaknya apabila hal tersebut tidak sebanding dengan manfaat ekonomi yang diterima masyarakat.
“Karena kita lebih baik kita menerima turis gak banyak tapi berkualitas,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Arya Wedakarna di tengah perbincangan mengenai pengalaman wisatawan domestik yang merasa mendapatkan perlakuan berbeda ketika mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Bali.
Polemik ini kemudian memunculkan kembali diskusi mengenai arah pengembangan pariwisata Bali, termasuk keseimbangan antara mengejar jumlah kunjungan wisatawan, meningkatkan belanja wisatawan, serta memastikan seluruh wisatawan mendapatkan pelayanan yang baik.
Bali selama ini menjadi salah satu destinasi wisata utama Indonesia dengan karakter pasar yang beragam, baik wisatawan mancanegara maupun domestik.
Di tengah persaingan destinasi wisata global, konsep pariwisata berkualitas kerap dikaitkan dengan upaya meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.














