Koma.id | Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, tiba di rumah duka adiknya, Guruh Soekarnoputra, di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/09), sebelum prosesi pemakaman dilaksanakan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Megawati tiba di rumah duka sekitar pukul 12.00 WIB setelah kembali dari Manado.
“Bu Mega barusan sampai, beliau dari Manado. Mungkin setengah jam yang lalu,” ujar Pramono kepada wartawan di lokasi.
Setelah kedatangan Megawati, keluarga langsung melaksanakan salat jenazah sebelum memberangkatkan almarhum menuju TPU Karet Bivak.
“Rencana pemakaman setelah disalatkan langsung berangkat, karena memang keluarga menunggu Bu Mega tiba,” kata Pramono.
Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Umara Sebagai Kekuatan Utama Jaga Persatuan dan Bangun NKRI
Jenazah Guruh Soekarnoputra dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, di area yang berdekatan dengan makam ibundanya, Fatmawati Soekarno.
Pusara Guruh berada di Blad 07 Blok AAI, berdampingan dengan makam M. Taufan Soekarnoputra dan masih berada dalam kompleks pemakaman keluarga Bung Karno.
Prosesi pemakaman dimulai seusai salat Zuhur. Sebelum pemakaman dilakukan, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike membacakan riwayat hidup almarhum, mulai dari masa kecilnya di lingkungan Istana hingga kiprahnya di bidang seni, budaya, dan politik nasional.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kemudian menyampaikan sambutan mewakili keluarga besar Proklamator RI, Soekarno.
Di lokasi pemakaman, Megawati terlihat mendampingi keluarga besar Bung Karno, termasuk Guntur Soekarnoputra dan Sukmawati Soekarnoputri. Mengenakan pakaian merah dan celana hitam, Megawati tampak berusaha tegar saat prosesi pemakaman berlangsung.
Usai pemakaman, Megawati menaburkan bunga di pusara sang adik, diikuti putrinya Puan Maharani, anggota keluarga, serta para pelayat yang hadir.
Melalui akun media sosial pribadinya, Megawati juga menyampaikan ucapan perpisahan kepada adik bungsunya tersebut.
“Terima kasih atas dedikasi dan karya untuk seni serta budaya Indonesia. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Al-Fatihah,” tulis Megawati.
Sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir kepada Guruh Soekarnoputra.
Di antara para pelayat tampak Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Hadir pula sejumlah tokoh nasional seperti Jimly Asshiddiqie, Arief Hidayat, AM Hendropriyono, Sandiaga Uno, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, hingga sejumlah seniman dan budayawan.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.16 WIB di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Putra bungsu Presiden pertama RI, Soekarno, itu wafat pada usia 73 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Kepergian Guruh meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Bung Karno, dunia seni dan budaya, serta masyarakat Indonesia yang mengenalnya sebagai seniman, budayawan, dan tokoh politik nasional.









