Koma.id | Jakarta – Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp600.000 pada September 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang masuk pencairan tahap III periode Juli–September.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat melakukan pengecekan status pencairan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos. Jika terdaftar, KPM berhak menerima bantuan hingga Rp600.000 yang dapat dicairkan melalui bank Himbara atau kantor pos.
Cara Cek Bansos
- Aplikasi Cek Bansos: Unduh di Play Store/App Store, isi data wilayah sesuai KTP, masukkan nama lengkap, verifikasi captcha, lalu klik “Cari Data”.
- Situs Kemensos: Akses cekbansos.kemensos.go.id, masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP, isi captcha, kemudian klik “Cari Data”.
Jika terdaftar, sistem menampilkan jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak, muncul notifikasi “Tidak Terdapat Peserta/PM”.
Besaran BLT
- PKH:
- Ibu hamil: Rp750.000
- Anak usia dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia ≥60 tahun: Rp600.000
- Disabilitas berat: Rp600.000
- BPNT: Rp200.000 per bulan, dicairkan sekaligus tiga bulan sehingga total Rp600.000.
Berdasarkan data per 6 Agustus 2026, terdapat 18,25 juta KPM penerima bansos sembako dan 10 juta KPM penerima PKH. Sebagian KPM dialihkan karena desil naik, tidak memenuhi kriteria, graduasi, meninggal, atau teridentifikasi transaksi judi online (judol) berdasarkan laporan PPATK.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa bansos ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Pemerintah memastikan penyaluran dilakukan tepat sasaran dengan data yang dimutakhirkan setiap triwulan oleh BPS.









