Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Kemacetan Panjang Akibat Kabut Asap di Palangka Raya

×

Kemacetan Panjang Akibat Kabut Asap di Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
Kabut Macet

Koma.id | Palangka Raya – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, membuat jarak pandang pengendara turun drastis hingga di bawah 100 meter. Kondisi ini memicu kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan utama, termasuk jalur Palangka Raya–Sampit.

Salah satu titik kebakaran parah terjadi di kawasan Jalan Tjilik Riwut KM 10, Kelurahan Petuk Ketimpun. Asap tebal menutupi jalur lintas sehingga arus kendaraan tersendat. Tim Satgas Karhutla gabungan bersama warga dan relawan berupaya memadamkan api sekaligus mengatur lalu lintas untuk mencegah kecelakaan.

Silakan gulirkan ke bawah

Agus Pece, warga setempat, menyebut lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut.

“Sudah satu jam kebakaran membuat asap sangat tebal dan memicu kemacetan di jalan lintas Palangka Raya–Sampit. Anginnya cukup kencang,” ujarnya, Sabtu (29/08).

Menurut Fajar, anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Sektor Kalimantan, titik api sebelumnya muncul di Jalan Naga Sari dan cepat merambat ke KM 10 akibat embusan angin. Proses pemadaman terkendala minimnya sumber air. Petugas terpaksa mengandalkan sumur bor warga karena armada truk tangki tidak mencukupi.

“Luas lahan terbakar sekitar 2 hektar lebih. Kami hanya bisa melakukan penyekatan api agar tidak mengenai tempat usaha dan rumah warga,” jelasnya.

Eskalasi karhutla dalam beberapa hari terakhir membuat kualitas udara di Palangka Raya masuk kategori sangat tidak sehat. Konsentrasi partikel PM2,5 tercatat mencapai 464 mikrogram per meter kubik. BPBD Kota Palangka Raya melaporkan titik api kini tersebar di lima kecamatan yakni Jekan Raya, Pahandut, Sebangau, Bukit Batu, dan Rakupit.

Satgas Karhutla mengimbau masyarakat membatasi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap. Pemerintah daerah bersama Satgas gabungan terus melakukan pemadaman dan penyekatan api di lahan gambut guna menekan dampak kabut asap terhadap kesehatan dan keselamatan warga.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.