Koma.id | Malang – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungannya kepada petani Indonesia dengan menyindir pihak-pihak yang menilai harga beras terlalu mahal. Dalam Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Prabowo meminta para pengkritik untuk menanam padi sendiri.
“Saya bangga dengan petani-petani Indonesia. Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras,” ujar Prabowo disambut riuh tepuk tangan hadirin. Jumat (17/07).
Prabowo menyebut petani dan nelayan sebagai pahlawan sejati yang menjaga ketahanan pangan nasional.
“Terima kasih petani, nelayan Indonesia. Kau adalah pahlawan yang sebenarnya. Kau menghasilkan pangan untuk kita semua,” katanya.
Prabowo kembali berkelakar bahwa TNI dan Menteri Pertanian siap menyediakan lahan khusus bagi pihak yang keberatan dengan harga beras.
“Kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri itu. Wuenak aja gitu,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan keterlibatan TNI dan Polri dalam sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya mengatasi kesulitan rakyat.
“Janganlah terlalu bertanya-tanya kenapa TNI, polisi ikut di sawah. Ini Indonesia. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” ujarnya.
Prabowo menekankan bahwa pertahanan negara yang kuat bergantung pada kesejahteraan rakyat. “Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat,” katanya.
Panen raya kali ini digelar serentak di 43 titik seluruh Indonesia, melibatkan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.








