Koma.id | Jakarta – Pertamina resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 17 Juli 2026. Penyesuaian harga berlaku untuk sejumlah jenis BBM, termasuk Pertalite, Pertamax, dan produk nonsubsidi lainnya.
Dalam pengumuman resmi, Pertamina menyebut penurunan harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala mengikuti tren harga minyak dunia dan kurs rupiah. Penyesuaian ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Harga Pertalite kini turun menjadi Rp9.000 per liter dari sebelumnya Rp9.500. Pertamax juga mengalami penurunan menjadi Rp12.000 per liter dari Rp12.500. Sementara itu, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex turut disesuaikan dengan penurunan rata-rata Rp500 per liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menegaskan, penyesuaian harga BBM ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” kata Kitty di Jakarta. Kamis (16/07)
Dengan penurunan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses BBM dengan harga terjangkau. Pertamina juga memastikan pasokan tetap aman di seluruh SPBU.








