Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Singapura Buka Program Pertukaran Pelajar untuk Siswa Sekolah Garuda

Views
×

Singapura Buka Program Pertukaran Pelajar untuk Siswa Sekolah Garuda

Sebarkan artikel ini
Sing N Ind
Pertemuan PM Singapura Lawrence Wong dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). (Foto / Istimewa)

Koma.id Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong membuka peluang kerja sama pendidikan dengan Indonesia melalui program pertukaran pelajar bagi siswa Sekolah Garuda. Inisiatif tersebut menjadi salah satu hasil pembahasan dalam Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Lawrence Wong mengatakan program pertukaran pelajar merupakan bagian dari komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat (people-to-people ties), yang selama ini menjadi fondasi penting hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami akan mendukung pertukaran pelajar dengan siswa Sekolah Garuda sehingga generasi muda di kedua negara dapat saling mengenal dan belajar satu sama lain,” kata Wong dalam pernyataan bersama usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Wong, dirinya dan Presiden Prabowo sepakat untuk terus memperdalam hubungan antarmasyarakat melalui berbagai program yang melibatkan generasi muda. Salah satunya adalah memperluas kesempatan pertukaran pelajar antara Indonesia dan Singapura.

Ia menilai interaksi sejak usia sekolah akan memperkuat persahabatan, saling pengertian, serta hubungan jangka panjang antara masyarakat kedua negara.

Wong menjelaskan bahwa kerja sama serupa sebenarnya telah berjalan. Pada April 2026, sejumlah siswa SMA Taruna Nusantara mengunjungi berbagai kampus dan institusi pendidikan di Singapura untuk mengikuti program pertukaran dan pengenalan pendidikan tinggi.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa dari Singapura dijadwalkan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia pada Agustus 2026. Pengalaman tersebut dinilai menjadi model yang akan diperluas melalui keterlibatan Sekolah Garuda.

“Program-program seperti ini membangun persahabatan dan saling pengertian di antara masyarakat kedua negara,” ujar Wong.

Selain memperkuat hubungan pendidikan, Wong berharap semakin banyaknya pertukaran pelajar akan diikuti dengan meningkatnya konektivitas antara Indonesia dan Singapura sehingga mobilitas masyarakat kedua negara menjadi semakin mudah.

Ia menegaskan penguatan hubungan antarmasyarakat merupakan salah satu pilar utama kemitraan strategis Indonesia dan Singapura yang akan terus dikembangkan di masa mendatang.

Program pertukaran pelajar tersebut menjadi salah satu hasil konkret Leaders’ Retreat 2026, yang juga menghasilkan 26 nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang strategis, mulai dari perdagangan, investasi, energi, pertahanan, ekonomi digital, kebudayaan, kepemudaan, hingga pendidikan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.