Koma.i | Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik tiga pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (1/7/2026). Ketiga posisi strategis yang diisi adalah Direktur Jenderal Anggaran, Direktur Jenderal Kekayaan Negara, serta Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
Dalam sambutannya, Purbaya menegaskan pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan penyerahan amanah negara. “Ini adalah amanah rakyat dan amanah presiden kepada saudara-saudara sekalian,” ujarnya.
Daftar Dirjen Baru
- Sudarto – Direktur Jenderal Anggaran, menggantikan Luky Alfirman yang sebelumnya dicopot.
- Evita Mantovani – Direktur Jenderal Kekayaan Negara, menggantikan Rionald Silaban yang memasuki masa pensiun.
- Herman Saheruddin – Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, menggantikan Masyita Crystallin yang kini bertugas di PT Danantara Investment Management (Persero).
Pelantikan Herman menjadi sorotan karena kedekatannya dengan Purbaya. Keduanya pernah bekerja bersama di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Herman bergabung dengan LPS sejak 2010 dan sempat menjabat sebagai Plt Kepala Kantor Persiapan PRP dan Hubungan Lembaga.
Saat Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS pada 2020, Herman menjadi salah satu orang kepercayaannya. Ketika Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada September 2025, Herman ditarik ke Kemenkeu sebagai Tenaga Ahli Bidang Pengembangan Sektor Keuangan.
Purbaya menyebut Herman berperan penting dalam membangun sistem peringatan dini (early warning system) di sektor keuangan. “Saya impor Pak Herman ke sini untuk membangun sistem peringatan dini yang sebelumnya sudah dikembangkan di LPS,” kata Purbaya.
Ketiga pejabat baru diharapkan mampu memperkuat stabilitas fiskal dan pengelolaan keuangan negara. Purbaya menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Kementerian Keuangan.







