Koma.id | Palembang – Harga cabai di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melonjak dan menjadikan cabai rawit sebagai komoditas pangan termahal di pasar tradisional. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per Rabu (24/6/2026), cabai rawit hijau tercatat menembus Rp66.250 per kilogram, sementara cabai rawit merah berada di level Rp65.250 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah besar naik 7,72 persen menjadi Rp50.250 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting meningkat 4,93 persen menjadi Rp53.250 per kilogram. Lonjakan harga cabai rawit hijau mencapai 2,71 persen, sementara cabai rawit merah naik 1,95 persen.
Tingginya harga cabai membuat komoditas ini menjadi salah satu penyumbang utama tekanan inflasi pangan di Sumsel. Harga cabai rawit saat ini hampir empat kali lipat lebih mahal dibandingkan beras medium yang berada di kisaran Rp16.000 per kilogram.
Sebaliknya, sejumlah komoditas bumbu dapur justru mengalami penurunan. Bawang merah turun 4,95 persen menjadi Rp43.250 per kilogram, sedangkan bawang putih turun 7,47 persen menjadi Rp40.250 per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi, menjelaskan produksi cabai bersifat musiman sehingga pada periode tertentu pasokan menjadi terbatas.
“Saat terjadi kekosongan pasokan, kebutuhan pasar dipenuhi dari daerah lain agar harga tetap stabil,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah daerah seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, dan Kota Pagaralam menjadi sentra produksi cabai di Sumsel. Namun produksi lokal baru mampu memenuhi sekitar 40–50 persen kebutuhan pasar, sementara sisanya masih dipasok dari luar daerah. Rata-rata produksi cabai merah di Sumsel mencapai sekitar 24.500 ton per tahun.
Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah daerah terus menggalakkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang mendorong masyarakat menanam cabai di pekarangan rumah.
“Melalui GSMP, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri, sehingga dapat membantu menekan gejolak harga,” kata Ruzuan.
Pantauan di Pasar Lemabang Palembang menunjukkan harga beras medium berada di kisaran Rp13.500 per kilogram, beras premium Rp15.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000–Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000–Rp22.000 per liter, dan daging sapi Rp150.000 per kilogram.








