Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Berita

Dugaan Korupsi Cukai Makin Mengembang, KPK Didesak Periksa M Suryo dan Seluruh Pengusaha Rokok

Views
×

Dugaan Korupsi Cukai Makin Mengembang, KPK Didesak Periksa M Suryo dan Seluruh Pengusaha Rokok

Sebarkan artikel ini
Gedung KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Koma.id/Andry Novelino)

Koma.id Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), termasuk menelusuri keterlibatan seluruh pengusaha rokok yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Permintaan itu disampaikan menyusul rencana KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Dugaan Korupsi Cukai Makin Mengembang, KPK Didesak

Silakan gulirkan ke bawah

Periksa M Suryo dan Seluruh Pengusaha Rokok sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Uchok menekankan penyidikan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif semata, melainkan harus mampu mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam praktik penyimpangan.

“Semua pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan praktik suap, gratifikasi, maupun penyalahgunaan fasilitas cukai harus diperiksa secara transparan dan profesional,” kata Uchok dikutip.

Uchok menilai pemeriksaan terhadap Muhammad Suryo dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap dugaan pelanggaran yang lebih luas di sektor kepabeanan dan cukai. Ia menyebut perkara tersebut berpotensi membuka fakta mengenai kerugian negara dalam jumlah besar apabila dugaan manipulasi cukai maupun pengaturan jalur impor terbukti terjadi.

Menurutnya, sektor cukai merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang strategis sehingga setiap dugaan penyimpangan harus ditangani secara serius dan menyeluruh.

“Sektor cukai merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang sangat penting. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan pengelolaan cukai harus ditindak secara serius,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dugaan manipulasi pita cukai maupun permainan dalam proses kepabeanan tidak hanya berimplikasi pada aspek pidana, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap berkurangnya penerimaan negara.

“Kalau benar ada praktik manipulasi pita cukai atau permainan dalam proses kepabeanan, maka dampaknya bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga berpotensi mengurangi penerimaan negara yang seharusnya masuk ke kas negara,” tegasnya.

Karena itu, Uchok meminta KPK menelusuri aliran dana serta hubungan antara pelaku usaha dan oknum pejabat Bea Cukai yang diduga terlibat. Ia menilai penyidik perlu mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang bekerja secara sistematis.

“KPK harus berani membuka secara terang apakah ada jaringan yang bekerja secara sistematis. Jangan sampai kasus ini berhenti pada beberapa nama saja, sementara aktor lain yang diduga berperan justru tidak tersentuh,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto memastikan pemeriksaan ulang terhadap Muhammad Suryo akan dilakukan setelah penyidik menyusun jadwal baru. Suryo diketahui tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada 2 April 2026 karena masih menjalani pemulihan akibat kecelakaan.

Dalam pengembangan perkara, KPK tengah mendalami dugaan pengakalan pembayaran cukai rokok melalui penggunaan pita cukai bertarif rendah yang diduga ditempelkan pada produk rokok mesin dengan tarif cukai lebih tinggi. Selain itu, penyidik juga menelusuri dugaan pengaturan parameter sistem pemeriksaan barang impor di lingkungan DJBC yang diduga dimanfaatkan untuk meloloskan barang tanpa pemeriksaan fisik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.