Koma.id | Jakarta – Sehari jelang dimulainya Polytron Indonesia Open 2026, suasana berbeda terasa di kawasan Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Arena legendaris yang selama puluhan tahun menjadi saksi kejayaan bulutangkis Indonesia kini disulap menjadi pusat sportainment yang memadukan olahraga, hiburan, dan teknologi.
Di pintu masuk, gerbang raksasa berbentuk shuttlecock merah bertuliskan āPolytron Indonesia Open 2026ā menyambut pengunjung. Di atasnya, layar LED besar menampilkan pesan āWelcome to Polytron Indonesia Open 2026ā yang menyala terang, menegaskan kemegahan ajang bulutangkis kelas dunia ini.
Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto, mengatakan turnamen tahun ini dirancang agar lebih dekat dengan masyarakat melalui konsep sportainment.
āIndonesia Open tahun ini bukan sekadar pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga pengalaman hiburan olahraga yang lebih dekat dengan masyarakat,ā ujarnya di Jakarta, Senin (01/06).
Di area luar arena, pengunjung disuguhi panggung musik dengan penampilan Maliq & DāEssentials dan Marion Jola, serta zona keluarga bertema Pokemon. Panitia juga menyiapkan mixed zone yang memungkinkan penonton berinteraksi langsung dengan atlet dunia, mulai dari meminta tanda tangan hingga berswafoto.
Sebagai sponsor utama, Polytron menghadirkan sentuhan teknologi melalui peluncuran Polytron G3+, kendaraan listrik resmi untuk mobilitas atlet selama turnamen.
āKendaraan yang melayani mobilitas atlet kelas dunia tentu harus memiliki standar juara,ā ujar General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika.
Turnamen yang menjadi bagian dari HSBC BWF World Tour Super 1000 ini akan diikuti 248 atlet dari 22 negara dengan total hadiah US$1,45 juta (sekitar Rp25 miliar). Sejumlah pemain papan atas dunia seperti An Se-young, Shi Yuqi, Chen Yufei, dan Anders Antonsen dipastikan tampil.
Ketua Umum PP PBSI, M. Fadil Imran, menegaskan bahwa Indonesia Open adalah panggung bersama bagi seluruh ekosistem bulutangkis nasional.
āKami bersyukur atas dukungan seluruh mitra strategis, sponsor, klub, pelatih, atlet, media, dan komunitas yang terus berjuang bersama mendukung kemajuan bulutangkis Indonesia,ā katanya.
Dengan penjualan tiket yang telah mencapai 76 persen dari total alokasi, Polytron Indonesia Open 2026 dipastikan menjadi pesta rakyat bulutangkis yang meriah, menggabungkan semangat kompetisi, hiburan, dan inovasi teknologi di jantung Istora Senayan.








