Koma.id | Jakarta – Sejumlah ormas Islam mendampingi penulis Ahmad Bahar dan putrinya, Ilma Sani Fitriana (33), mengadu ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan di Jakarta, Kamis (21/05).
Aduan tersebut terkait dugaan intimidasi dan perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan anggota GRIB Jaya dan ketuanya, Rosario de Marshall alias Hercules.
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Ketua Bidang Riset dan Advokasi LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni, menyatakan pihaknya prihatin atas perlakuan yang dialami Ilma.
“Beliau usia 33 tahun yang mendapatkan perlakuan sangat tidak menyenangkan dan tentu melanggar hak asasi, khususnya terhadap perempuan,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
- Minggu (17/5/2026), rumah Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok didatangi belasan orang yang mengaku anggota GRIB Jaya.
- Mereka mencari Ahmad Bahar terkait konten TikTok yang dinilai menyudutkan Hercules.
- Karena Ahmad Bahar tidak ada di rumah, putrinya Ilma dibawa ke markas GRIB Jaya hingga dini hari.
- Menurut pendamping hukum, Ilma mengalami perlakuan yang dinilai tidak manusiawi dan kini mengalami trauma.
Pendampingan Ormas Islam Aliansi pendamping terdiri dari LBH PP Muhammadiyah, LBH Persis, LBH Hidayatullah, LBH Syarikat Islam, dan sejumlah LBH lain. Mereka menyerahkan laporan resmi ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan yang berlokasi berdampingan di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat.
Gufroni menegaskan pihaknya akan menyampaikan fakta-fakta kepada Komnas HAM terkait perlakuan yang dialami Ilma.
“Ada perlakuan-perlakuan yang sangat tidak manusiawi yang dilakukan oleh anggota ormas GRIB, termasuk juga oleh Bapak Hercules,” katanya.
Langkah Lanjutan Korban disebut mengalami trauma dan membutuhkan pendampingan psikologis. Aliansi ormas Islam berencana berkonsultasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memastikan keamanan dan pemulihan Ilma.
Sementara itu, pihak GRIB Jaya belum memberikan tanggapan atas pengaduan ini. Sebelumnya, Ahmad Bahar telah meminta maaf dan menyebut nomor WhatsApp miliknya diretas. Kasus antara Ahmad Bahar dan GRIB Jaya juga sempat dimediasi oleh Polres Metro Depok.








