Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Laporkan Pencemaran Nama Baik Dituduh Provokasi Perang Suku di Wamena

Views
×

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Laporkan Pencemaran Nama Baik Dituduh Provokasi Perang Suku di Wamena

Sebarkan artikel ini
1779067208 800x533 1
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo memberikan keterangan kepada wartawan seusai membuat laporan di SPKT Polres Jayawijaya. (Antara/Yudhi Efendi)

Koma.id Gubernur Papua Pegunungan John Tabo melaporkan dugaan pencemaran nama baiknya ke Polres Jayawijaya, setelah beredarnya rekaman suara atau voice di media sosial dan grup WhatsApp yang menuduh dirinya memprovokasi perang antarsuku di Wamena.

“Saya datang untuk melaporkan voice atau suara yang beredar di medsos maupun grup-grup WhatsApp kemarin sore hingga pagi ini, di mana ada seorang aktor yang menuduh saya memperkeruh suasana dan terjadinya konflik perang antarsuku di Wamena,” kata John Tabo di Wamena, Minggu (17/5/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

John mengatakan laporan tersebut diajukan untuk memastikan kebenaran tuduhan yang disampaikan dalam rekaman suara itu. Dia menilai orang yang menyebarkan tuduhan harus bertanggung jawab atas pernyataannya.

“Karena menyampaikan segala sesuatu di medsos itu ada aturannya dan hukumnya. Maka sebagai warga negara yang baik maka saya menempuh jalur hukum supaya adanya asas keadilan hukum setiap warga negara Indonesia,” ujarnya dikutip dari Antara.

John menegaskan langkah hukum itu juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyampaikan tuduhan melalui media sosial.

“Saya ingin kasih pelajaran hukum, supaya semua orang tidak bicara menuduh orang sembarangan di medsos, apalagi saya ini gubernur. Bilang saya memprovokasi, masalah pembangunan dan perang, apa hubungannya, karena masalah perang ini telah berlangsung sejak tahun 2024 di mana persoalan perang ini bermula dari senggol tabrak mobil orang Kurima dan sopirnya orang Lanny Jaya,” katanya.

John meminta Polres Jayawijaya segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengungkap sosok penyebar rekaman suara dalam waktu satu pekan.

Perwira Penghubung Polda Papua di Papua Pegunungan Komisaris Besar Polisi Andi Y Enoch memastikan laporan tersebut akan segera diproses.

“Kami sangat menghargai pak gubernur, seorang pejabat negara tetapi juga warga negara yang taat hukum. Beliau datang dan melapor sendiri di SPKT Polres Jayawijaya, ini merupakan satu upaya hukum yang cukup baik dan sekaligus memberikan edukasi hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Andi mengatakan jajaran Polres Jayawijaya telah diarahkan untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami sudah mengarahkan ke kasatreskrim, setelah laporan selesai maka langkah awal adalah memintai keterangan dari bapak gubernur dan langsung mencari pelakunya,” katanya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.