Koma.id– Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman untuk menelusuri potensi celah korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu dugaan yang mencuat adalah praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Dudung mengungkapkan, indikasi tersebut diperoleh dari informasi awal yang kini akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan langsung.
“Banyak celahnya, banyak celahnya. Ya salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik. Nanti akan saya lihat itu,” ujar Dudung di Gedung Bina Graha, dikutip.
Selain dugaan tersebut, Dudung juga menyoroti kemungkinan persoalan lain dalam pelaksanaan program, termasuk kualitas makanan hingga potensi keracunan yang dapat merugikan masyarakat. Ia menyatakan tidak akan membuka seluruh temuan awal ke publik sebelum proses pengecekan selesai.
“Kalau misalnya ditemukan makanannya yang kemudian menimbulkan keracunan atau kualitasnya tidak baik, nanti akan saya cek langsung di lapangan,” katanya.
Nasib Rupiah Hari Ini 18 Mei 2026
Pemeriksaan juga akan mencakup laporan mengenai SPPG yang telah disuspensi namun tetap menerima insentif, merujuk data dari Kepala Badan Gizi Nasional yang menyebut 1.720 SPPG dihentikan sementara, tetapi masih memperoleh dana hingga Rp6 juta per hari.
“Kalau saya temukan, saya akan langsung buka di wartawan. Sampaikan siapa pelakunya, karena ini uang rakyat, rakyat harus tahu,” tegasnya.







