Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

KAI Pastikan Semua Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Dapat Kompensasi dan Perawatan

Views
×

KAI Pastikan Semua Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Dapat Kompensasi dan Perawatan

Sebarkan artikel ini
Igd Rsud Bekasi

Koma.id | Bekasi – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan komitmen penuh untuk memberikan kompensasi kepada seluruh korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Vice President PT KAI, Anne Purba, menyatakan perusahaan bertanggung jawab atas pemulihan medis, asuransi, hingga kebutuhan lain bagi penumpang yang terdampak.

“Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu,” ujar Anne dalam konferensi pers di lokasi kejadian, Selasa (28/04).

Silakan gulirkan ke bawah

KAI mengonfirmasi sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, 38 penumpang KRL Commuter Line yang mengalami luka-luka telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit, termasuk RS Primaya, RSUD Kota Bekasi, dan dua rumah sakit lainnya.

Untuk memfasilitasi keluarga korban, KAI mendirikan posko pengaduan di Stasiun Bekasi Timur serta membuka akses pusat panggilan di nomor 121.

“Seluruh upaya kami fokuskan pada evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi dengan mengutamakan keselamatan,” tegas Anne.

Kecelakaan terjadi pada Senin (27/04) pukul 20.52 WIB, ketika KRL Commuter Line PLB 5568A bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920. Insiden ini menewaskan lima orang dan menyebabkan sejumlah penumpang masih terjebak dalam gerbong.

Selain KAI, PT Jasa Raharja juga bergerak cepat memberikan jaminan biaya perawatan bagi korban. Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan seluruh hak korban akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami memastikan setiap korban kecelakaan mendapatkan perlindungan dasar secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sejumlah pejabat hadir langsung di lokasi, termasuk Kepala BP BUMN Doni Oskaria, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Kehadiran mereka menegaskan fokus utama pemerintah dan BUMN pada evakuasi, penanganan, serta pemulihan korban.

Langkah kompensasi dan penanganan cepat ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap layanan transportasi kereta api sekaligus memastikan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.