Koma.id | Bekasi – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi merilis daftar identitas korban kecelakaan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa (28/04), tercatat 53 korban berhasil diidentifikasi, terdiri dari tiga korban meninggal dunia dan 50 lainnya mengalami luka-luka.
Ketiga korban meninggal dunia yang teridentifikasi adalah Nuryati (62), Enggar Retno K (35), dan Nurlaela (30). Sementara puluhan korban luka-luka telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit rujukan, sebagian sudah diperbolehkan pulang. Dari daftar RSUD, beberapa nama korban luka yang tercatat antara lain Desvita (56), Ahmad Nur Syahril (28), Subur Sagita (51), Shovy Salsabila (24), hingga Rivan Mandara (32).
Kecelakaan maut ini terjadi pada Senin (27/04) malam ketika KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur usai menemper sebuah taksi hijau. Gangguan perjalanan diduga memicu sistem perkeretaapian terganggu hingga KA Argo Bromo Anggrek menghantam KRL dari arah belakang. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada gerbong khusus perempuan dan menimbulkan korban jiwa serta puluhan luka-luka.
Hingga saat ini, proses evakuasi korban masih berlangsung. KAI telah menutup sementara operasional Stasiun Bekasi Timur dan membangun posko tanggap darurat di lokasi. Jalur hilir sudah kembali beroperasi, sementara layanan KRL Commuter Line untuk sementara hanya sampai Stasiun Bekasi. Investigasi penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan oleh pihak berwenang.








